Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Obstetri Neonatal (PPGDON)

By: Admin | Posted on: 2017-01-31 | Kunjungan : 3022

Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Obstetri Neonatal (PPGDON)

Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu) Jombang menyelenggarakan kegiatan berkualitas yang bermanfaat untuk menunjang kompetensi bagi tenaga kesehatan. Prodi D III Kebidanan FIK Unipdu Jombang bekerja sama dengan Bidang Pendidikan dan Pelatihan RSUD Dr. Soetomo Surabaya, menyelenggarakan “Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Obstetri Neonatal (PPGDON)”, atau yang juga biasa disebut Pelatihan Basic Maternal dan Neonatal Resuscitation (BMNR). Pelatihan yang berlangsung selama 3 (tiga) hari dimulai pada hari Sabtu, 22 Januari 2017 dan berakhir pada hari Senin 24 Januari 2017 ini bertempat di Kampus FIK Unipdu Jombang. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 52 perserta, yang terdiri dari dari Mahasiswa Semester V Prodi D III Kebidanan, serta beberapa bidan di Puskesmas dan Rumah Sakit. 

Pelatihan PPGDON merupakan pelatihan yang diperuntukkan bagi bidan / calon bidan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk membawa perubahan di bidang kesehatan, terutama dalam kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal. Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta pelatihan dapat memberikan pertolongan atau atau Asuhan Kebidanan yang tepat dan benar dalam kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal, sehingga pada akhirnya apabila terjun langsung ke masyarakat nantinya dapat membantu menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta dapat melakukan segala tindakan dan asuhan yang diberikan dalam seluruh aspek pengabdian dengan kompetensi profesinya sebagai bidan.

  Pelatihan PPGDON ini juga sangat begruna untuk menjadi bekal sebelum bekerja di Rumah Sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan lain. Calon pelamar, dalam hal ini bidan yang memiliki sertifikat PPGDON akan lebih diprioritaskan oleh sebuah rumah sakit yang membuka lowongan pekerjaan. Pelatihan PPGDON juga sangat terkait dengan perpanjangan STR bidan, yang juga termasuk pendidikan berkelanjutan/Continuing Professional Development. Selain itu, apabila sudah diterima sebagai bidan yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), salah satu syarat untuk mengurus berkas penyusunan jabatan fungsional pegawai adalah juga dengan memiliki sertifikat PPGDON.

Pelatihan yang menghadirkan para Trainer dan nara sumber handal dan berpengalaman dari RSUD Dr. Soetomo Surabaya, yang kesemuanya merupakan dokter ataupun tenaga medis yang kompeten di bidangnya. Diawali dengan pre test dan penyampaian materi di hari pertama kemudian dilanjutkan dengan workshop / praktik secara langsung pada hari ke 2 dan ke 3, serta diakhiri dengan post test dan evaluasi di hari terakhir. Hampir semua peserta menyatakan kepuasannya setelah mengikuti pelatihan ini. Hal ini dapat diketahui di hari akhir pelatihan, di mana para peserta diminta untuk menyampaikan pengalaman yang didapat selama mengikuti pelatihan. Meskipun acara penutupan berlangsung sampai malam hari sekitar pukul 20.30 WIB, para peserta masih sangat antusias mengikuti sampai kegiatan usai. Mereka juga berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan lagi untuk adik-adik tingkatnya di tahun mendatang. (luluk)