MANFAAT TEMU HITAM (Curcuma Aeruginosa Roxb) DI MASYRAKAT

By: Admin | Posted on: 2013-12-10 | Kunjungan : 397

Temu hitam banyak tumbuh di Burma, Kamboja, Indocina dan menyebar sampai

keIndonesia Khususnya  Pulau Jawa. Selain ditanam di pekarangan atau di perkebunan,

temu hitam juga banyak ditemukan tumbuh liar di hutan jati, padang rumput atau di lading pada

ketinggian 400-750 m dpl. Terna tahuan ini mempunyai tinggi 1-2 m, berbatang semu yang

tersusun atas kumpulan pelepah daun, berwarna hijau atau cokelat gelap.

            Daun tunggal, bertangkai panjang, 2-9 helai. Helaian daun bentuknya bundar memanjang sampai lanset,

ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip, warnanya hijau tua dengan sisi kiri-kanan ibu tulang daun terdapat semacam pita memanjang berwarna merah gelap atau lembayung, panjang 31-84 cm, lebar 10-18 cm.

            Bunganya bunga majemuk berbentuk bulir yang tandannya keluar langsung dari rimpang, panjang tandan 20-25cm, bunga mekar secara bergiliran dari kantong- kantong daun pelindung yang besar, pangkal daun pelindung berwarna putih, ujung daun pelindung berwarna ungu kemerahan.

            Mahkota bunga berwarna kuning. Rimpangnya cukup besar dan merupakan umbi batang.

Rimpang juga bercabang-cabang. Jika rimpang tua dibelah, tampak lingkaran berwarna biru kehitaman di bagian luarnya.

Rimpang temu hitam mempunyai aroma yang khas. Perbanyakan dengan rimpang yang sudahcukup tua atau pemisahan rumpun.

 

NAMA LOKAL:

            Nama daerah Sumatera: temu erang, t.itam (Melayu). Jawa: koneng hideung (Sunda), temu ireng (Jawa).

Nusa Tenggara: temo ereng (Madura), temu ireng (Bali). Sulawesi: tau leteng (Makasar ), temu lotong (Bugis).

NAMA asing Ezhu (C) . NAMA SIMPLISIA Curcumae Aeruginosae Rhizoma (rimpang temu hitam).

 

PEMANFAATAN:

Bagian tanaman yang digunakan sebagai obat adalah rimpangnya.

 

INDIKASI:

Rimpang berkhasiat: tidak nafsu makan, melancarkan keluarnya darah kotor setelah melahirkan, kudis, ruam, borok,

perut mulas, sariawan.

 

CARA PEMAKAIAN :
untuk obat yang diminum.

Gunakan rimpang sebanyak satu sampai dua jari tangan.

 Untuk pemakaian luar.

Cuci rimpang segar secukupnya, lalu kupas dan giling sampai halus tambahkan minyak kelapa lalu gunakan untuk menutup kudis, borok, ruam.

 

CONTOH PEMAKAIAN:

Membersihkan darah setelah melahirkan.

Cuci temu hitam lalu buang kulitnya. Tumbuk sampai halus. Tambahkan setengah cangkir air panas lalu aduk merata, saring dan minum sekaligus. Lakukan selama tiga hari.

 

KEPUSTAKAAN :

Anthea Maton at all. 2004. Human Biologi and Health.Prentice Hall Englewood.New Jersey.Needham

Harper,LJ,BJ.Deaton,A Driescel.2005.Pangan, Gizi dan Pertanian (Penerjemah:Suhardjo)UI Press.Jakarta

Muchtadi,D.2009,Aspek Biokimia dan Gizi dalam Keamanan Pangan.PAU Pangan dan Gizi Institut Pertanian. Bogor

Thomas,B.2004.Manual of Dietetic Practice.London:Blackwill Science